no no no

Jumat, 24 Februari 2012

Romantisme ( What A Sweet Moment )

Saya ingin anda tau seberapa sayang saya kepada anda, namun saya tidak memaksakan itu.Saya tak tau kapan saya mulai mencintai anda, karena itu datangnya cinta tak saya ketahui,sungguh, Anda tak tau kapan datangnya cinta, namun saat cinta pergi, anda akan sedih, sakit muncul di hati anda..Tegukan air pun seperti racun yang membinasakan hati anda, nasi pun menjadi seperti pil yang mengahancurkan pikiran anda. Anda patut untuk saya perjuangkan, namun saya sadar, saya bukan siapa siapa anda, saya memang tidak berhak untuk menjadi milik anda,Namun, saya punya hak untuk merasakan cinta, dan cinta itu datangnya dari anda, bukan yang lain.Saya tau, jika saya terlalu menggebu – gebu untuk mendapatkan anda, anda menjadi risih.. saya tidak ingin itu terjadi kepada anda.Saya sedih bukan karena tidak bisa mendapatkan apa yang saya mau, namun ,Saya sedih karena, Saya sedih karena Tuhan tak biarkan saya menyatakan rasa sayang saya kepada anda,Saya sedih karena Tuhan tak biarkan saya menghapus airmata di pipi anda,Saya sedih karena Tuhan tak biarkan saya pinjamkan bahu saya untuk anda sandari,Saya sedih karena Tuhan tak biarkan saya membuat anda tertawa,Saya sedih karena Tuhan tak biarkan saya membuat anda senang, saya sedih karena Tuhan tak biarkan saya melihat anda di hadapan saya, saya sedih karena Tuhan tak biarkan saya menangisi anda, mengenang anda, dan menemani anda sepanjang hari…

Apa baiknya dari saya. Saya mencari yang baik, bukan yang terbaik. Saya mencari yang terakhir, bukan yang pertama. Saya mencari yang parasnya baik, namun bukan muka. Saya mencari yang dapat membahagiakan saya, bukan yang dibahagiai. Jujur, saya akan menangis jika anda pergi. Menangis bukan hanya dari pelupuk mata, tapi juga dari hati. Mungkin cinta saya masih dapat dipertahankan walaupun sampai detik detik terakhir hidup saya. Anda patut diperjuangkan, anda patut dipertahankan. Tapi jika anda memilih untuk pergi, anda akan tetap saya perjuangkan, meskipun saya harus merelakan darah saya sampai tetes penghabisan. Saya hanya ingin anda tau kalau saya menyayangi anda. Saya bisa menerima kenyataan.  Saya sadar, saya bukan siapa siapa anda. Anda siapa, saya siapa. Tapi anda memang benar benar patut diperjuangkan. Namun saya masih belum bisa menanggung sakitnya. Saya belum siap menerima sakit dari cinta. Namun saya hanya ingin anda tahu bagaimana rasanya dicintai. Namun tetap saja biar bagaimanapun juga, saya tidak bisa memiliki anda. Saya tidak marah namun kecewa. Saya tahu posisi anda bagaimana, anda juga tau posisi saya bagaimana. Keputusan tersulit yang harus saya lakukan adalah saya terlalu sakit untuk bertahan, namun saya pikir saya tak bisa untuk melepaskan.
Saya berfikir,kalau seandainya saya pergi untuk selamanya, siapa yang akan mengelap airmata anda ? Siapa yang akan duduk disebelah anda ? Siapa yang akan bersandar di bahu anda ? Siapa yang akan membuat anda tertawa ? Siapa yang anda sayangi ? Siapa yang akan menggantikan posisi saya ? Apakah juga cinta itu harus memiliki ? Itu semua tergantung anda. Saya hanya bisa duduk, menunggu dan menunggu, sampai anda bisa menyatakan rasa anda yang sebenarnya ke saya. Saya akan tetap menunggu. Ibarat stasiun, saya akan terus ada di terminal yang sama. Terminal yang awalnya adalah anda. Saya bisa merelakan anda dengan ikhlas terhadap pilihan anda. Tapi saya memang benar – benar tidak bisa menyimpan luka ini. Seandainya anda tau perasaan saya yang sekarang, saya yakin anda pasti bingung. Karena rasa ini datang tiba – tiba. Wujudnya memang tak terlihat, namun benar adanya. Andai anda pergi sekarang, saya tau saya memang wajib untuk merelakan, namun saya tak sanggup. Saya hanya ingin anda tau jika saya memperdulikan anda. Namun apakah anda perduli kepada saya ? Saya hanya seseorang yang menanti datangnya cinta, tapi kenapa yang datang itu bukanlah perasaan dari anda ? Saya tidak terlalu mengharapkan itu datang, namun saya mohon dengan sangat, agar anda mendengarkan kata hati saya. Saya ingin sekali mengatakan kalau saya menyayangi anda, memperhatikan anda, mencintai anda, I always waiting for you..

Matahari akan selalu bersinar sebelum anda meninggalkan dunia khayal ini
Saya akan selalu menungggu anda
Saya akan selalu menanti anda
Saya akan selalu berharap
Bermimpi
Mungkin dengan bermimpi,
Semua bisa terwujud

Apakah saya harus memilih ?
Saya harus memilih untuk meninggalkan anda atau tetap bertahan walaupun sebenarnya hati ini sakit
Mungkin memang tak akan pernah bisa memiliki
Seakan jantung yang berdetak menjadi terhenti,
Jam waktu yang berputar akan berhenti
Kapan, kapan dan kapan
Tanggal itu sama saja, namun
Ada tanggal tanggal special
Hari – hari yang kelam dimana..
Kehidupan berubah menjadi kelabu
Hidup yang menjadi mati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar